Home / LOGAM MULIA / Harga Emas Semakin Tenggelam Semenjak Akhir Pekan

Harga Emas Semakin Tenggelam Semenjak Akhir Pekan

Pada perdagangan pekan kemarin, harga emas masih belum bisa beranjak dari posisi terendah sejak 9 bulan lalu. Penurunan harga emas di picu oleh tingginya ekspetasi pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga Amerika Serikat, Hal ini membuat para investor melakukan aksi jual dan berimbas terhadap harga logam mulia yang semakin anjlok.

Harga emas di pasar spot merosot 0,04% dan berada pada $ 1,182.76 per ons, mencoba mencari keuntungan dalam posisi pendek. Sebelumnya harga emas berada pada $ 1,171.21 dan merupakan posisi terendah sejak tanggal 8 Februari lalu. Harga emas berjangka Amerika untuk periode pengiriman bulan Desember masih berada di posisi  $ 1,178.20.

Selama bulan November, Logam mulia sudah anjlok 7%. Sehingga berada pada posisi untuk penurunan bulanan terbesar sejak bulan juni 2013. Penyebab harga merosot nya harga sebagian besar dipicu oleh penguatan dollar AS dan juga harapan pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga AS.

Ada rencana The Fed akan menaikan suku bunga acuan pada bulan Desember ini. sehingga memicu penguatan dollar AS dan harga komoditas semakin meningkat. Saat ini para pelaku pasar masih terus menantikan kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed.

Sementara itu, Emas fisik di ETF (Exchange Traded Funds) telah jatuh lebih dari 5% menjadi 54.135.000 ons pasca pilpres Amerika. Sementara itu Untuk harga Perak mengalami kenaikan 1,1% menjadi $ 16,43 per ons dan paladium turun 0,1 persen menjadi $ 728,50.

 

About Usman Simanjuntak

Usman Simanjuntak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*