Home / BAHAN BAKAR / MINYAK / Harga Minyak Terkoreksi Dampak Pulihnya Pipa Keystone

Harga Minyak Terkoreksi Dampak Pulihnya Pipa Keystone

Mulai hari ini pipa penyalur minyak mentah yang di pakai untuk mengalirkan minyak dari ladang minyak Alberta menuju semua perdagangan minyak mintah AS dilaporkan sudah bekerja kembali. Dengan adanya pengaktifan lagi ini minyak mentah dunia mampu terkoreksi sebesar 3 sesi secara berurutan sepanjang pekan ini.

Di perdagangan pagi ini Selasa (27/11/17) pukul 07.00 WIB, minyak WTI ada dikisaran harga US$ 57,88/barel atau turun sebesar 0,40% (0,23 poin) sesuai unggahan dari New York Mechantile Exchange.

Sedangkan didalam kabar lainnya, minyak jenis Brent juga mengalami penurunan ke posisi US$ 63,84 atau sebesar 0,03% (0,02 poin) yang dirilis pihak ICE Future yang basisnya ada di London.

Memang TransCanada Corp menegaskan jika pipa minyak keystone dipagi ini akan mulai dijalankan kembali dengan kapasitas rendah dulu supaya kebocoran yang terjadi Jumat lalu tidak terulang lagi. Kerugian dari bocornya pipa kemarin memang hampr 5.000 barel dan tumpah dikawasan desa South Dakota.

Sejak adanya kebocoran pipa, TransCanada memang juga menutup pipa yang didalam sehari saja mampu memasok 590.000 barel tersebut. Dan macetnya rute pasokan minyak juga menyebabkan persediaan dikawasan AS menjadi berkurang.

Bukan hanya itu saja, penyetopan pasokan minyak juga berdampak ke terguncangnya harga minyak mentah di wilayah perbatasan tersebut. Usai pelaku pasar juga mengantisipasi persediaan usai pasokannya memang menurun di kawasan Oklahoma.

Dipenutupan hari Senin kemarin, harga minyak WTI memang ditutup ke kisaran  US$ 57,92/barel. Dan harga minyak Brent juga mengalami penyusutan ke kisaran US$ 63,80/barel.

Jika pipa keystone sudah normal kembali, maka dipastikan pasokan minyak AS akan kembali ke rute awalnya. Dengan ini maka harga minyak mentah tersebut akan mulai normal kembali karena pasokan sudah lancar kembali.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor komoditi.co.id, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*