Home / Uncategorized / Pemerintah perlu waspadai kondisi moneter

Pemerintah perlu waspadai kondisi moneter

krismonPemerintah harus mulai waspada menyikapi kondisi moneter saat ini karena kurs dolar sudah berada di kisaran Rp11.000, IHSG terpuruk 4.300, turun hampir 300 basis point dalam 5 bulan terakhir, neraca pembayaran defisit 9.8 miliar dolar AS.

“Hal ini disebabkan oleh inflasi yang meningkat, ekspor kita melemah, banyak pengusaha “wait and see” dalam melakukan rencana dan ekspansi usaha. Akibatnya cadangan devisa kita turun menjadi Rp93 miliar dolar AS,” kata anggota Komisi XI DPR RI, Achsanul Qosasi, di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu.

Pemerintah, kata dia, harus segera mengambil langkah-langkah strategis baik jangka pendek maupun jangka panjang.

“Intervensi BI dalam pasar uang domestik harus segera dilakukan. Dalam jangka panjang perlu adanya kebijakan fiskal yang mendorong tumbuhnya ekspor, percepatan distribusi, dan mendorong investasi,” kata Achsanul.

Adapun langkah yang cepat dilakukan menurut Achsanul, adalah melakukan program insentif fiskal, mempermudah perizinan, pembukaan pasar baru tujuan ekspor, dan daya serap anggaran yang optimal yang mendorong belanja dengan “keep buying strategy“.

Selain itu, perlu dilakukan pengelolaan APBN dan APBD yang tepat sasaran, dengan disinkronisasikan belanja pusat dan daerah.

“Pidato Presiden Yudhoyono dalam RAPBN 2014, sebenarnya secara implementatif akan menjawab itu semua,” ujar Achsanul.

About Usman Simanjuntak

Usman Simanjuntak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*