Home / KOMODITAS PERDAGANGAN / KOMODITAS LAINNYA / Rantai Pasok Komoditi Terkena Dampak Ekonomi

Rantai Pasok Komoditi Terkena Dampak Ekonomi

Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik serta Forwarder Indonesia (ALFI), Yukki Nugrahawan Hanafi di Jakarta. menilainya ketimpangan perekonomian di Indonesia berlangsung akibat ketiadaan support manajemen rantai pasok komoditi di daerah pedesaan serta perkotaan hingga menyebabkan harga beberapa komoditas bertambah drastis.

Menurut Yukki, pemerataan pembangunan ekonomi dalam negeri baru bisa terwujud apabila pemerintah mengatur system logistik nasional, serta lakukan usaha penambahan kwalitas distribusi komoditas perdagangan dengan manajemen rantai pasok.

“Indonesia sebagai negara maritim mesti mempunyai system logistik yang handal untuk mensupport distribusi logistik baik nasional serta regional, dan melakukan perbaikan perangkat system logistiknya. Begitu, kita bisa menekan biaya sampai 10 % serta mempermudah akses antarpulau, ” katanya.

Yukki pada sekarang ini mengakui lihat banyak ketimpangan serta ketidakadilan pada produsen di daerah pedesaan dengan pedagang besar di perkotaan, seperti di bidang pertanian, beberapa petani sebagai produsen malah menerima pendapatan yang tambah lebih rendah dari pada pengumpul serta pedagang besar di kota.

Sebelumnya, Pemerintah dinilai butuh mengatur kebijakan harga beberapa komoditas pangan yang sampai kini dinilai sering tergerus oleh mekanisme liberalisasi perdagangan, terlebih yang ditanamkan oleh IMF mulai sejak krisis ekonomi 1998.

“Ada kebijakan yang salah dalam mengambil keputusan harga komoditas, ” kata Anggota Komisi VI DPR Eka Sastra di Jakarta, Kamis (9/3).

Menurutnya, satu diantara kebijakan pangan yang perlu dibenahi yaitu berkaitan tata niaga yang mengontrol harga di hulu namun malah melepas harga di hilir.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor komoditi.co.id, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*