Home / PERDAGANGAN / EKSPOR & IMPOR / Ekspor tabung CNG terkendala sertifikasi ISO

Ekspor tabung CNG terkendala sertifikasi ISO

tabung-gasTabung untuk Compressed Natural Gas (CNG) yang sudah diproduksi di Indonesia dan penggunaannya diproyeksikan untuk industri otomotif belum dapat dieskpor karena masih terkendala sertifikasi ISO.

“Harapannya memang seperti itu (ekspor), cuma masalahnya sekarang sertifikasi. Untuk bisa mengekspor kan harus ISO. Di indonesia kan tidak ada tempat pengujiannya,” kata Gembong Primadjadja selaku perwakilan Tim percepatan konversi BBM ke BBG dan advisor PT Digas Indonesia seusai bertemu pihak Kementerian Perindustrian di Jakarta, Senin.

Tabung untuk CNG ini merupakan salah satu komponen yang mendukung untuk konversi Bahan Bakar Minyak ke Bahan Bakar Gas dan memiliki empat tipe.

Tabung untuk pembuatan CNG itu yang merupakan yang paling umum dipakai adalah tipe I dan IV.

Tipe tabung yang sudah dapat diproduksi di Indonesia adalah tipe IV, sedangkan tipe I masih diproduksi di luar negeri karena membutuhkan spesifikasi teknologi yang tinggi.

Produsen tabung ini dari dalam negeri adalah PT Digas yang bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia.