Home / PERDAGANGAN / ANALISA & INVESTASI / IHSG Berkesudahan Menghijau, Ketika Bursa Asia Secara Umum Memerah
BISNIS/ARMIN ABDUL JABBAR Dua orang pialang mengamati pergerakan harga saham di Pojok Bursa STIMIK Likmi Jl Ir. Djuanda (Dago) Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/10). Indeks harga saham gabungan Kamis (20/10) ditutup melemah 1,7% atau 63,52 poin ke level 3.622 terseret bursa regional dan global yang mengalami koreksi.

IHSG Berkesudahan Menghijau, Ketika Bursa Asia Secara Umum Memerah

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan di perdagangan hari ini berkesudahan dengan menghijau atau mengalami peningkatan menuju 5.372,75 atau sekitar 14.06 poin atau 0,26%. Keadaan IHSG saat ini ditengah secara umum menurunnya bursa saham di Asia.

IHSG di pembukaan pagi ini dawali dengan penurunan 0,18% atau 9,57 menuju 5.349, 11 dan kembali meningkat di sesi siang hari dengan 0,14% atau 7,24 poin menuju ke 5.365,92. Sementara pasar saham dalam negeri kemarin diakhiri dengan peningkatan 0,33% atau 17,69 poin menuju 5.358,68.

Sektor saham dalam negeri secara umum terapresiasi dengan sektor pertambangan mengalami peningkatan terbesar sampai 0,83%. Sedangkan sektor yang mengalami penurunan paling dalam ialah pada sektor industri dasar yang mengalami penurunan 0,49%.

Seperti yang telah dilansir dari CNBC, Kamis, 23 Februari 2017, bursa saham Asia sebagian mengalami penurunan menyusul dengan penutupan Wall Street kemarin yang berakhir mixed ketika The Fed memberikan isyarat akan meningkatkan suku bunga di waktu dekat.

Pasar saham di dataran China secara umum lebih rendah. Dimana Shanghai Komposit berkesudahan dengan mengalami penurunan 0,31% atau 10,13 poin ke 3.251,08 serta Shenzhen Komposit hampir tetap stagnan pada level 1.991,98.

Sementara di Australia, Indeks dari ASX 200 mengalami penurunan 20,43 poin atau setara dengan 0,35% menuju 5.784, 66, dengan secara umum sektor mengalami kenaikan diimbangi dengan penurunan nyaris 2% pada sektor material serta mengalami penurunan sebesar 2,03% pada utilitas.

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor komoditi.co.id, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*