Home / BAHAN BAKAR / BAHAN BAKAR LAINNYA / Batu Bara Reboun Meski Minyak Mentah Melemah
A Caterpillar Inc. D10R Crawler Tractor bulldozer moves coal at an Alpha Natural Resources Inc. coal preparation plant in Logan County near Yolyn, West Virginia, U.S., on Wednesday, Aug. 5, 2015. Alpha Natural Resources Inc. filed for bankruptcy in Virginia last week, becoming the latest victim of the coal industry’s worst downturn in decades. Photographer: Luke Sharrett/Bloomberg

Batu Bara Reboun Meski Minyak Mentah Melemah

Rabu (15/11) harga batu bara kembali menguat kembali usai melemah didalam beberapa pekan. Hal ini sama sekali jauh berbeda dibandingkan dengan harga minyak mentah yang masih saja mengalami penurunan sampai hari ini.

Di dalam rilisan perdagangan Rabu malam, harga batu bara untuk stok Januari 2018 yang dirilis bursa komoditas di Rotterdam, batu bara mampu reboun sebesar 0,39% (0,35 poin) ke posisi US$ 90,10/metrik ton.

Dengan ini harga batu bara mampu mengakhiri masa pelemahannya sejak Selasa lalu yang anjlok 2,34% (2,15 poin) ke posisi US$ 89,75 per metrik ton.

Sangat berbeda dengan harga batu bara, harga minyak mentah masih saja mengalami penurunan usai aksi Rusia yang masih saja meragukan pihak OPEC didalam memperpanjang aksi pembatasan produksi minyak bumi yang akan dibahas di pertemuan akhir Novenber nanti.

Harga minyak Brent didalam perdagangan kemarin melemah sebsar 34 sen (US$ 61,87/barel) sedangkan harga minyak WTI juga turun 37 sen (US$ 55,33/barel).

“Kami pikir OPEC masih belum siap didalam memutuskan soal perpanjangan upaya mereka didalam membatasi angka produksi minyak sampai pertemuan nanti. Maka dari itu pihak Rusia sama sekali tak berharap banyak dengan keadaan ini.” jelas Nick Holes di Tortoise Capital Advisors LLC beberapa waktu lalu.

Dibawah ini pergerakan harga batu bara selama bulan November 2017 dalam bursa Rotterdam.

  1. Tanggal 9 November : US$ 91,00 (-0,22%)
  2. Tanggal 10 November : US$ 91,95 (+1,04%)
  3. Tanggal 13 November : US$ 91,90 (-0,05%)
  4. Tanggal 14 November : US$ 89,75 (-2,34%)
  5. Tanggal 15 November : US$ 91,10 (+0,39%)

About Wida Yodik

Wida Yodik
Kontributor komoditi.co.id, seorang ahli finansial, trading, ekonomi makro, mikro agribisnis dan hal lain terkait keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*